0815-5549-9975

csjualmesin@gmail.com

Memantau Sayur Hidroponik Sambil Rebahan Teknologi IoT Solusi Pintar Berkebun

Memantau Sayur Hidroponik Sambil Rebahan Teknologi IoT Solusi Pintar Berkebun post thumbnail image

Mengenal Hidroponik

Menanam tanaman tanpa media dari tanah kali ini sedang trend di kalangan masyarakat. Nah model cara itu disebut dengan hidroponik. Cara ini menjadi rekomendasi alternatif bagi mereka yang kesulitan menemukan lahan pertanian atau memiliki tempat yang terbatas. Karena memang cara menanam hidroponik ini dilakukan secara sederhana dirumah.

Hidroponik merupakan salah satu inovasi yang cukup familiar dilingkungan masyarakat. Dengan metode hidroponik, kita dapat memanfaatkan lahan sempit yang ada disekitar kita. Sehingga sangat cocok untuk mereka yang tinggal didaerah perkotaan.

Selain itu hidroponik dalam penanaman menggunakan air ini mengandung campuran hara. Kebutuhan air pada hidroponik ini lebih sedikit dari pada kebutuhan air dengan cara bercocok tanam lainnya. Sebenarnya adanya metode bercocok tanam tanpa tanah ini bertujuan komersial atau sebatas menyalurkan hobi.

Manfaat hidroponik

Dengan menggunakan metode hidroponik banyak manfaat, seperti?

  • Tanamanan bebas hama
    Bercocok tanam dengan menggunakan tanah, terkadang bisa menimbulkan hama. Maka dari dibutuhkan penggunaan hidroponik bisa menghilangkan hama yang menjadi musuh utama tanaman.
  • Hasilnya lebih banyak
    Banyak tanaman yang terbuang sia-sia karena dimakan atau diserang hama. Oleh karena itu dibutuhkan metode hidroponik agar terhindar serangan hama.
  • Tanamannya bisa dipanen kapan saja
    Sistem hidroponik ini bisa dipanen kapan saja meskipun bukan waktunya musin tanamannya.
  • Bebas pestisida
    Hasil tanaman hidroponik dikatakan lebih sehat karena memang penggunaan hidroponik ini tidak menggunakan pestisida atau bahan kimia. Pestisida ini tujuannya membasmi hama, sedangkan dalam hidroponik ini jumlah hama bisa berkurang hal itu dikarenakan menggunkan air sebagai medium utama.

Kelebihan

Menggunakan sistem hidroponik ini memiliki sejumlah kelebihan, dibanding sistem bercocok tanam lainnya, seperti:

  1. Tidak membutuhkan tanah karena air digunakan sebagai medium uatamanya
  2. Tidak memerlukan banyak air karena emang air terus disirkulasi dalam sistem yang dibuat
  3. Selain itu menggunakan sistem hidroponik ini lebih bersih karena tidak ada tanah yang berceceran
  4. Bebas dari hama pengganggu tanaman yang sering muncul dari tanah
  5. Hidroponik ini cocok diterapkan di lahan sempit kerana emang tidak perlu tanah yang luas
  6. Kandumgan gizi lebih tinggi karena tidak menggunaka pestisida
  7. Hasilnya bisa dipanen kapan saja
  8. Dan yang terakhir tanaman ini bisa tumbuh lebih cepat

Contoh hidroponik

Tanaman yang akan ditanam dengan hidroponik ini harus disesuaikan, agar bisa maksimal hasilnya sesuai yang diinginkan. Nah berikut daftar tanaman yang bisa menggunakan sistem hidroponik:

  1. Sayur
    Sawi, kobis, bayam, kangkung, selada, tomat, cabai, timun, kacang, dan lain-lain.
  2. Bunga
    Bunga Bunga orchid atau orkid, bunga ros atau mawar, bunga marigold, dan lain-lain.
  3. Buah
    Buah Pisang, dan lain-lain.
  4. Tanaman herbal (tumbuhan pendek dan kecil)
    Parsley, mint, basil, chives, dan lain-lain.

Sebelum bercocok tanam dengan hidroponik, pastikan kesiapan dan sistemnya sudah memadai. Setelah itu pastikan pula jika dikelola dengan sistem yang baik.

Nah dalam penggunaan sistem hidroponik kini bisa dilakukan monitoring atau memantau dengan jarak jauh. Karena emang teknologi di dunia pertanian saat ini semakin berkembang. Sehingga banyak pengembang yang mulai membuat alat ini untuk membantu para petani  dan pengguna dalam mengukur kelembapan tanah, memeriksa ketersedian air dalam tangki, cara mengoptimalkan sistem, otomatisasi sistem, sehingga biaya menjadi efisien.

Sistem pertanian saat ini mulai inovatotif yaitu menggunakan teknologi IoT. Dengan teknologi IoT bisa mengontrol melalui smartphone mulai dari mengontrol lingkungan, memantau kesehatan tanaman serta menyesuaikan suhu, kelembapan.

Kemudian sistem tanaman pintar ini menggunakan sensor untuk mengumpulkan data kondisi tumbuhan. Dengan begitu menggunakan sistem tanaman pintar bisa diaplikasikan pada unit hunian apartemen maupun di area kafe, dan dapat berkembang tanpa lahan yang besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kirim Pesan
Halo Kak, Terima Kasih telah berkunjung di Toko Mesin Murah, untuk informasi lebih lanjut bisa chat dengan klik tombol dibawah ini.