Sup Merah Kaleng Awet dengan Retort Shaking

Pengolahan makanan dalam kaleng adalah metode yang berkualitas untuk memperpanjang umur simpan produk makanan, termasuk sup merah. Salah satu teknologi yang digunakan dalam proses pengalengan ini adalah mesin retort shaking. Artikel ini akan menjelaskan secara rinci tentang pengolahan sup merah dalam kaleng dengan menggunakan mesin retort shaking, serta manfaat dan teknik untuk memastikan keawetan produk makanan kaleng.

Mengenal Mesin Retort Shaking

Mesin retort shaking adalah perangkat yang digunakan dalam proses pengalengan makanan untuk memastikan distribusi panas yang merata dan mengurangi risiko kontaminasi mikroba. Dalam proses ini, kaleng makanan ditempatkan dalam wadah retort yang kemudian dipanaskan di bawah tekanan untuk memastikan semua bagian produk mencapai suhu sterilisasi yang diperlukan. Perbedaan utama dengan metode retort konvensional adalah adanya gerakan getar yang membantu distribusi panas secara lebih merata, sehingga memudahkan pengolahan yang lebih efisien dan hasil yang lebih konsisten.

Baca Juga:

Langkah-langkah Pengolahan Sup Merah dengan Retort Shaking

  1. Persiapan Bahan Baku: Langkah pertama dalam pengolahan sup merah adalah mempersiapkan semua bahan baku yang dibutuhkan. Ini termasuk bahan-bahan utama seperti daging, sayuran, bumbu, dan bahan tambahan lainnya sesuai resep yang telah ditetapkan.

2. Pencampuran Bahan: Setelah semua bahan tersedia, lakukan pencampuran sesuai dengan resep yang telah ditentukan. Pastikan untuk mencampur bahan secara merata untuk mendapatkan rasa yang sama dan konsisten.

3. Pengisian Kaleng: Isi kaleng dengan sup merah yang sudah dicampur sesuai dengan takaran yang tepat. Pastikan tidak ada udara yang terperangkap di dalam kaleng untuk mencegah pembusukan.

4. Penutupan Kaleng: Setelah kaleng diisi, tutup kaleng dengan rapat menggunakan alat penutup kaleng yang sesuai. Pastikan ditutup rapat untuk mencegah masuknya udara atau kontaminan di dalam kaleng.

5. Proses Retort Shaking: Kaleng-kaleng yang sudah diisi kemudian dimasukkan ke dalam mesin retort shaking. Mesin ini akan melakukan sterlisiasi dan memanaskan kaleng-kaleng dengan gerakan getar untuk memastikan panas tersebar merata.

6. Pendinginan: Setelah proses pemanasan selesai, kaleng-kaleng dipendinginkan dengan cepat untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme yang berbahaya.

7. Labeling dan Penyimpanan: Terakhir, kaleng-kaleng sup merah yang telah diproses akan diberi label dengan informasi tentang produk dan tanggal kedaluwarsa. Kemudian, produk kaleng ini siap untuk disimpan dan didistribusikan.

Manfaat Mesin Retort Shaking pada Sup Merah Kaleng

  • Distribusi Panas yang Merata: Gerakan getar dalam mesin retort shaking membantu distribusi panas yang merata di dalam kaleng, sehingga menghasilkan produk yang lebih konsisten.
  • Keamanan Pangan: Penggunaan mesin retort shaking membantu memastikan bahwa produk makanan akhir menjadi steril dari mikroorganisme patogen yang berpotensi membahayakan makanan.
  • Memperpanjang Umur Simpan: Dengan distribusi panas yang merata dan proses sterilisasi yang efektif, sup merah kaleng dapat memiliki umur simpan yang lebih lama tanpa mengorbankan kualitas.

Kesimpulan

Mesin retort shaking merupakan teknologi yang inovatif dalam pengolahan makanan dalam kaleng, salah satunya sup merah. Dengan mengikuti langkah-langkah pengolahan yang tepat dan memanfaatkan teknologi mesin retort shaking, produsen makanan dapat memastikan keamanan, kualitas, dan keawetan produk UMKM. Ini tidak hanya menguntungkan produsen, tetapi juga memberikan kontribusi pada keamanan pangan dan kepuasan konsumen.

Info Mesin:

Informasi mengenai berbagai jenis mesin pengolahan pangan dapat konsultasi lebih lanjut dengan menghubungi kontak berikut ini:

CP/WA      : 0812-1666-6879

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Main Menu